Mengenal Infrastruktur TI: Converged dan Hyperconverged

Di era digital ini, pengetahuan tentang teknologi informasi (TI) sangat diperlukan, apalagi untuk Anda yang memiliki sebuah perusahaan. Baik itu perusahan besar maupun kecil, manajemen TI akan membantu Anda meningkatkan produktivitas dan efisiensi pekerjaan. Kini sudah ada infrastruktur TI bernama hyperconverged yang siap melengkapi kekurangan-kekurangan infrastruktur sebelumnya – converged. Lalu apa perbedaan kedua infrastruktur TI tersebut? (sc: infokomputer.grid.id)

Hyper convergedInfrastruktur TI sendiri terdiri dari sistem yang terpisah dengan berbagai macam fungsi seperti compute, storage, dan network. Sehingga untuk mengatur berbagai sistem yang berbeda ini dibutuhkan perawatan dan campur tangan sumber daya manusia. Dalam converged infrastructure, berbagai sistem yang terpisah ini bisa dikemas dalam satu paket dan bisa disusun dahulu sesuai dengan keperluan.

Mengenal Converged Infrastructure

  • Converged infrastructure ini menggunakan storage controller secara fisik sehingga memang ukurannya pun agak besar. Meskipun demikian, tetap saja infrastruktur TI yang satu ini bisa menghemat ruang yang ada, daya, dan sumber daya manusia.
  • Tentu dengan adanya converged infrastructure perawatan berbagai sistem yang berbeda seperti compute, storage, dan network menjadi lebih mudah.
  • Dengan vendor yang tepat, converged infrastructure ini juga bisa membuat Anda lebih hemat pengeluaran untuk memantau infrastruktur TI.

Nah, kini converged infrastructure telah berevolusi menjadi hyperconverged infrastructure. Mirip seperti converged, namun hyperconverged tentu terdapat inovasi yang lebih efektif seperti berikut ini.

Kelebihan Hyperconverged

  • Berbeda dengan converged yang masih menggunakan storage controller secara fisik, semua pemakaian resource diatur oleh software yang bisa dijalankan pada virtual machine.
  • Hyperconverged bisa mempersingkat proses infrastruktur TI. Yang tadinya dengan converged implementasi bisa diselesaikan dalam hitungan bulan, dengan hyperconverged bisa diselesaikan hanya dalam hitungan menit.
  • Hanya membutuhkan budget yang lebih rendah dibandingkan converged infrastructure.

Dengan infrastruktur TI ini, nantinya perusahaan akan mampu bekerja lebih efisien sehingga lebih cepat menangkap peluang yang ada. Bahkan bukan hanya perusahaan atau bidang bisnis saja, kemajuan infrastruktur TI ini akan bermanfaat untuk berbagai industri, termasuk industri kesehatan, pemerintahan atau pendidikan.

Bagaimana, sudah cukup jelaskah perbedaan infrastruktur TI converged dan hyperconverged? Semoga bermanfaat! (Rima)

Share this...
Share on Google+Share on FacebookTweet about this on TwitterPin on PinterestShare on StumbleUponShare on LinkedIn

About the Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *