wanita hamil

Berbagai Penyebab Bayi Lahir Prematur

Setiap orang tua pasti ingin kehamilan yang sedang dijalani berjjalan lancar. Dari mulai perkembangan janin yang baik hingga kelahiran secara normal saat memasuki HPL (Hari Perkiraan Lahir). Bahkan ada yang sudah melakukan persiapan persalinan sejak jauh-jauh hari. Seperti mengemas pakaian serta peralatan lain yang diperlukan untuk dibawa saat persalinan nanti.

Mungkin, hal ini terdengar berlebihan. Apalagi jika persiapan tersebut dilakukan sejak beberapa bulan sebelum HPL. Namun sebenarnya hal ini tidak salah kok, karena meskipun tidak diinginkan tetapi seegala hal bisa saja terjadi, salah satunya yaitu bayi lahir prematur.

Melansir dari situs alodokter, kelahiran prematur adalah kondisi di mana bayi lahir di bawah usia kandungan 37 minggu atau jauh lebih cepat dari HPL. Padahal minggu-minggu terakhir usia kehamilan merupakan masa yang paling penting dalam proses penyempurnaan organ tubuh pada janin. Ketika bayi lahir lebih cepat dari yang seharusnya, organ tubuhnya belum terbentuk sempurna dan inilah yang menjadi penyebab utama kematian pada bayi lahir prematur.

Lalu bisakah hal tersebut dicegah? Sebelum mengetahuinya, ada baiknya jika kita mengetahui terlebih dahulu berbagai penyebabnya.

Dalam situs aloddokter disebutkan 3 faktor penyebab terjadinya kelahiran prematur, yaitu:

Faktor Kesehatan Ibu

Ibu hamil yang mengalami masalah kesehatan akibat berbagai hal memiliki potensi tinggi terjadi kelahiran prematur, di antaranya:

  1. Preeklampsia
  2. Kekurangan nutrisi
  3. Terdapat infeksi (seperti infeksi rubella, toksoplasmosis, dan sebagainya)
  4. Riwayat penyakit ibu (diabetes, hipertensi, penyakit jantung)
  5. Overweight dan underweight
  6. Pernah mengalami kelahiran prematur
  7. Pernah keguguran

Faktor Kehamilan

Pada faktor ini lebih mengarah pada kondisi kehamilan yang membuat bayi harus lahir prematur serta beberapa hal yang menyebabkannya, di antaranya:

  1. Posisi bayi yang kurang tepat (cenderung berbahaya)
  2. Plasenta lepas leebih awal
  3. Volume cairan keuban berlebih
  4. Terdapat pendarrahan vagina

Sementara beberapa penyebab terjadinya beberapa hal tersebut bisa akibat dari:

  1. Hamil di usia remaja atau lebih dari 40 tahun
  2. Prosedur bayi tabung
  3. Jarak kehamilan terlalu dekat

Faktor Janin

Pada poin ini mengarah pada kondisi janinnya sendiri sehingga potensi kelahiran prematur lebih tinggi, diantaranya:

  1. Kehamilan kembar
  2. Memiliki cacat lahir
  3. Adanya masalah perkembangan janin

Sama halnya dengan mencegah penyakit apapun, kita tidak bisa benar-benar memastikan tidak mengalami masalah kelahiran prematur. Meskipun begitu, Anda bisa mengurangi risikonya dengan:

  • Melakukan pemeriksaan kehamilan secara teratur
  • Konsultasikan semua keluhan selama kehamilan pada dokter yang menangani kehamilan Anda
  • Jangan asupan gizi dengan makan berbagai makanan dengan nutrisi seimbang
  • Tetap tenang dan jangan stres selama masa kehamilan

Semoga dengan mengikuti berbagai saran di atas, kehamilan Anda dapat berjalan dengan baik dan lancar, ya!

About the Author

Leave a Reply

Your email address will not be published.