Rumah kaca

Mau Bangun Rumah Ramah Lingkungan? Pakai Material Berikut

Rumah ramah lingkungan merujuk pada hunian tinggal yang hanya membutuhkan perawatan skala rendah dan memiliki dampak minimal terhadap lingkungan. Melansir dari situs Cobalt Constructions Pty Ltd, desain ini dirancang dan dibangun dengan mempertimbangkan keberlanjutan menggunakan bahan yang tahan lama dan dapat didaur ulang. Jika Anda terpikir untuk merenovasi rumah tinggal Anda dengan konsep ini, berikut adalah material bangunan yang bisa Anda pilih.

Kayu reklamasi

Reclaimed wood atau kayu reklamasi adalah jenis kayu yang diambil dari perabot atau bangunan lain yang sudah cukup berusia. Bisa dibilang, kayu reklamasi sama dengan kayu daur ulang. Inilah alasan mengapa kayu reklamasi menjadi contoh pertama dari material tepat untuk membangun hunian yang ramah lingkungan.

Selain mengurangi jejak karbon, menggunakan kayu reklamasi untuk rumah tinggal Anda juga setara dengan memakai bahan baku bangunan yang sudah berkarakter dan memiliki catatan sejarah.

Bambu

Material ramah lingkungan selanjutnya adalah bambu. Tumbuhan buluh ini dikategorikan demikian lantaran memiliki masa pertumbuhan yang singkat, namun kekuatan yang luar biasa. Biasanya, bambu membutuhkan waktu 3 sampai 5 tahun saja untuk menjadi dewasa, sementara pohon kayu seperti mahoni memerlukan waktu sampai 15 tahun untuk tumbuh menjadi dewasa. Selain itu, bambu juga bisa digunakan untuk banyak area konstruksi; mulai dari lantai, lemari, sampai elemen struktural bangunan.

Baja daur ulang

Baja daur ulang juga tergolong ke dalam material ramah lingkungan karena menawarkan kekuatan dan kinerja yang sama bagusnya dengan baja murni. Karena itu, material ini pun bisa mengurangi konsumsi energi dan kebutuhan bahan baku baja, sehingga niat untuk mengurangi dampak lingkungan dari proses produksinya juga dapat tercapai.

Gabus

Gabus adalah kayu lunak yang dipanen dari kulit pohon ek gabus, sehingga tidak akan membahayakan pohon dan memungkinkan tanaman untuk terus tumbuh. Selain ramah lingkungan dari segi prosedural, gabus juga merupakan isolator termal dan akustik yang sangat baik dan secara alami tahan terhadap jamur juga lumut.

Nah, itulah dia beberapa material pembangunan sebuah hunian yang dapat Anda pilih untuk membangun rumah ramah lingkungan. Selain memanfaatkan empat material di atas, Anda juga bisa membuat roof green atau atap hijau untuk menambah nilai keberlanjutan pada hunian Anda. 

Sementara, untuk Anda yang berencana untuk membangun rumah baru, bisa mulai memilih material bangunan untuk pondasi dan seluruh bagian rumah dengan material yang ramah lingkungan. Misalnya saja seperti Semen SCG PCC dari SCG CBM yang tidak hanya berkualitas saja, tetapi juga diproduksi dengan teknologi ramah lingkungan. Jadi, Anda turut mendukung usaha untuk menjaga lingkungan yang banyak dilakukan saat ini.

 

About the Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *