Pentingnya Asuransi Penyakit Kritis

Memiliki asuransi kesehatan sudah menjadi bagian dari tren gaya hidup seseorang. Manfaat yang diberikan akan memproteksi kita dari risiko yang menyerang kesehatan kita. Namun, sudahkah asuransi kesehatan cukup untuk memproteksi diri kita? Menurut survey dunia oleh WHO, saat ini 67% kematian disebabkan oleh penyakit kritis. Bila dilihat lebih dekat lagi, di Indonesia persentasenya jauh lebih tinggi, yaitu sebesar 85% kematian disebabkan penyakit kritis.

Sakitnya seseorang tidak pernah tahu kapan, bisa saja saat ini Anda bekerja giat siang malam dengan kondisi fisik segar bugar, namun keesokan harinya Anda jatuh sakit terkena stroke karena pola hidup yang tidak seimbang dan kacau. Apalagi ketika menjadi tulang punggung keluarga, hal tersebut yang sangat vital karena akan memengaruhi perekonomian keluarga. Tidak ingin terjadi hal seperti itu, perlunya persiapan untuk segala kemungkinan.

Dalam laporan organisasi kesehatan dunia (WHO), di tahun 2020 tiga perempat kematian di negara berkembang disebabkan oleh penyakit kritis. Dari beberapa penyakit kritis, ada tiga yang memiliki presentase cukup tinggi, yaitu penyakit jantung dengan 70 persen, stroke dengan 75 persen, dan diabetes dengan 70 persen. Ketiga penyakit tersebut sangat berbahaya hingga dapat menyebabkan kematian apabila tidak ditangani dengan cepat, tepat, dan intensif. Selain itu, biaya yang dikeluarkan untuk pengobatan pun tidak murah.

Bahaya ketika Anda belum memproteksi diri dengan asuransi penyakit krtisi, Anda dapat sewaktu-waktu terserang penyakit kritis, mau tidak mau Anda harus membayar pengobatan tersendiri karena tidak bisa menjadi peserta asuransi penyakit kritis. Pada hakikatnya, penyakit kritis adalah penyakit yang kronis, kritis, dan lanjutan. Penyakit kritis tidak datang secara tiba-tiba, pasti ada proses atau pola hidup yang salah, sepeerti kurangnya olahraga, mengonsumsi makanan dan minuman yang tidak sehat, polusi, rokok, dan lain sebagainya. Pengendapan gula, lemak, kolestrol pada tubuh, akan membentuk sebuah penyakit serius yang pada akhirnya bisa menyerang manusia.

Untuk itu, pola hidup sehat harus diterapkan demi masa depan kita. Sakit atau sehat adalah pilihan Anda. Jangan sampai Anda terlambat menyadari ketika sudah mengalami sakit kritis. Lebih cepat, lebih siap, lebih baik.

About the Author

Leave a Reply

Your email address will not be published.