Kurangi Konsumsi Roti Tawar Putih

Semua hal yang berlebihan itu tidak baik. Bahkan untuk hal-hal yang memiliki manfaat sekalipun, seperti Glamore Nutri Fiber yang mengandung manfaat Glamore, misalnya. Anda harus tetap membatasi diri dalam mengonsumsi hal-hal yang baik untuk tubuh, karena jika berlebihan biasanya dampak ke tubuh juga tidak baik.

roti tawar putihNah, salah satu hal yang harus Anda batasi konsumsinya adalah roti tawar putih. Roti tawar putih merupakan makanan yang sering Anda konsumsi sehari-hari tanpa sadar. Padahal, roti tawar ini harus Anda kurangi konsumsinya. Mengapa? Berikut alasannya:

  1. Tidak bisa memenuhi kebutuhan nutrisi. Anda yang sering menjadikan roti tawar putih sebagai menu sarapan sebaiknya berhati-hati dan mencari alternatif sarapan lain. Pasalnya, kandungan nutrisi dari roti tawar putih tidaklah cukup untuk memenuhi kebutuhan nutrisi Anda. Kandungan serat dan protein yang terdapat dalam biji-bijian utuh biasanya akan menghilang ketika diolah menjadi tepung terigu dan roti tawar putih. Tidak hanya itu, untuk roti tawar putih sendiri, kandungan nutrisinya tidaklah selengkap roti gandum. Disarankan bagi Anda untuk beralih ke roti tawar gandum alih-alih roti tawar putih.
  2. Risiko diabetes meningkat. Yap, seperti yang sudah dibahas pada poin di atas, kandungan serat dan protein dalam roti tawar putih sangat rendah. Hal ini kemudian mendorong penyerapan karbohidrat dan juga gula secara cepat. Alhasil, kadar gula darah dalam tubuh pun meningkat. Jika Anda terus menerus mengonsumsi roti tawar putih tanpa dibatasi, maka tubuh akan semakin sulit mengendalikan kadar gula darah sehingga risiko diabetes pun bisa meningkat.
  3. Waspada penggunaan pemutih. Untuk membuat roti terlihat putih bersih, banyak produsen roti tawar yang mencampurkan pemutih ke dalam adonannya. Mulai dari kalium bromat, azodicarbonamide, hingga gas chlorine dioxide. Padahal, hal ini sangat berbahaya karena sangat membahayakan kesehatan. Jadi, jika Anda melihat roti tawar yang bersih dan tidak terlihat kusam, mulailah waspada akan penggunaan pemutih.
  4. Kenaikan berat badan. Lebihnya produksi gula yang masuk akibat roti tawar putih akan menyebabkan kenaikan berat badan. Pasalnya, gula ini tidak semua langsung diolah menjadi energi, tetapi juga sebagian akan berubah menjadi lemak. Tidak hanya itu, roti tawar putih berpotensi memicu rasa lapar lebih cepat karena kandungan seratnya yang kurang. Alhasil, Anda mungkin ingin terus menerus mengonsumsi makanan.

Itu dia empat alasan mengapa Anda harus membatasi konsumsi roti tawar putih. Sebagai gantinya, Anda bisa mengonsumsi roti gandum atau bahkan dengan salad buah dan sayuran segar. Semoga bermanfaat 😀

About the Author

Leave a Reply

Your email address will not be published.