asuransi jiwa

Mengenal Asuransi Jiwa dan Beragam Jenisnya

Asuransi jiwa merupakan layanan asuransi yang akan memberikan keuntungan finansial kepada ahli waris apabila terjadi sesuatu yang tidak diinginkan menimpa pemegang polis. Singkatnya, asuransi ini merupakan asuransi kematian.

Tujuan adanya asuransi ini adalah supaya keluarga yang ditinggalkan tetap bisa melanjutkan hidup meski sudah tidak bersama pemegang polis asuransi.

Nah, terdapat empat jenis polis asuransi jiwa yang biasanya ditawarkan pada nasabah berdasarkan info dari situs OJK. Setiap jenis asuransi biasanya memiliki kelebihan dan manfaat masing-masing.

  1. Asuransi Jiwa Berjangka (Term Life)

Asuransi jiwa berjangka atau Term Life merupakan salah satu jenis asuransi jiwa yang memberikan perlindungan dalam kurun waktu tertentu sesuai dengan kesepakatan antara pemegang polis dengan perusahaan asuransi. Biasanya jangka waktunya 5, 10, hingga 20 tahun.

Fungsi utama dari asuransi ini adalah memberikan perlindungan kepada pemegang polis dan keluarga sesuai dengan waktu yang sudah ditentukan di awal pembuatan asuransi. Jika pemegang polis mengalami risiko seperti kecelakaan yang menyebabkan kematian, maka perusahaan asuransi akan memberikan dana asuransi yang sudah dibayar pemegang polis ke pihak keluarga.

  1. Asuransi Seumur Hidup (Whole Life)

Asuransi ini memberikan manfaat perlindungan seumur hidup. Umumnya manfaat yang diberikan bisa mencapai usia 99-100 tahun.

Biasanya, asuransi whole life ini memberikan manfaat secara tunai sebagai tabungan serta perlindungan tarif premi tetap. Nilai ini tidak akan meningkat seiring dengan berjalannya pertambahan usia Anda.

Bila polis asuransi jenis ini sudah tidak aktif, Anda tetap mendapatkan nilai tunai yang telah disepakati. Tentu saja nilai tersebut akan dikurangi untuk menutup biaya penutupan polis serta pembayaran yang tertunggak sebelum diserahkan pada Anda ataupun ahli waris.

  1. Asuransi Dwiguna (Endowment)

Sesuai dengan namanya, asuransi ini memberikan manfaat ganda untuk Anda, yakni berupa proteksi dan tabungan. Sebagai contoh, asuransi dwiguna yang sering dijumpai adalah asuransi pendidikan.

Asuransi ini memiliki jangka waktu tertentu. Anda akan mendapatkan perlindungan selama masih hidup sampai jatuh tempo, atau sampai dengan Anda meninggal sebelum jatuh tempo. Asuransi ini tidak melulu harus ditujukan pada Anda, namun bisa juga kepada anak-anak Anda.

Berbeda dengan asuransi seumur hidup, asuransi dwiguna membentuk nilai tunai yang lebih cepat. Nilai tunai asuransi dwiguna ini biasanya setara dengan uang pertanggungan saat masa tempo polis berakhir, alhasil Anda tidak perlu menunggu sampai usia 99-100 tahun.

  1. Asuransi Unit Link

Asuransi unit link hampir mirip dengan asuransi seumur hidup. Perbedaannya adalah bila asuransi seumur hidup memberi Anda pengembalian tunai pertanggungan dan peningkatan pertanggungan, maka asuransi unit link akan memberi tambahan manfaat berupa investasi.

Manfaat ganda asuransi unit link ini cocok untuk Anda yang menginginkan proteksi diri sekaligus menunjang perencanaan keuangan atau investasi.

Demikian ulasan singkat mengenai asuransi jiwa dan beragam jenisnya. So, tertarikkah Anda mendaftar asuransi jiwa?

About the Author

Leave a Reply

Your email address will not be published.