tensimeter digital

Tips Mengukur Tekanan Darah dengan Hasil yang Akurat

Alat tensi digital memang diciptakan untuk memudahkan konsumen dalam hal pengukuran tekanan darah secara mandiri di rumah. Kendati demikian, penggunaannya tidak bisa asal-asalan dan tanpa aturan. Untuk itu, mari simak terlebih dahulu tips mengukur tekanan darah agar mendapatkan hasil yang akurat.

  • Tenang dan berdiam diri. Menurut American Heart Association, langkah pertama adalah menenangkan diri dengan tidak merokok, minum minuman berkafein, apalagi berolahraga dalam kurun 30 menit sebelum pengukuran. Selain itu, Anda juga perlu mengosongkan kandung kemih terlebih dahulu dan tidak melakukan apa pun dalam kurun waktu 5 menit sebelum pengukuran.
  • Duduk dengan benar. Langkah kedua ialah mengatur postur duduk dengan benar, yaitu punggung yang berdiri tegak atau tersandar pada sandaran kursi yang tegak. Selanjutnya, posisikan kaki rata di atas lantai tanpa bersilang dan lengan rata di atas meja dengan lengan atas setinggi jantung. Jangan lupa juga untuk meletakkan sisi bawah cuff (manset alat ukur yang diletakkan di pergelangan lengan atas) tepat di atas lekukan siku. Terakhir, hidupkan alat ukur tensi dan hindari menggerakkan semua anggota tubuh hingga angka tensi keluar.
  • Lakukan pada waktu yang sama. Tips mengukur tekanan darah selanjutnya ialah mengulangnya pada waktu yang sama setiap hari (atau sesuai rekomendasi dokter). Hal ini bertujuan untuk melihat perubahan tensi darah Anda pada kondisi yang serupa. Adapun waktu terbaik untuk mengecek tekanan darah adalah pada pagi atau sore hari.
  • Lakukan berulang kali dalam satu waktu. Biarpun alat tensi sudah berbentuk digital, akurasi tertinggi akan Anda temukan ketika melakukan beberapa kali percobaan. Maka dari itu, lakukanlah pengukuran dua–tiga kali pengecekan dengan jarak masing-masing satu menit. Tidak luput juga untuk mencatat setiap hasil pengecekan itu untuk membandingkannya setelah dua–tiga kali pengecekan di hari atau waktu yang sama. Jika alat tensi Anda memiliki fitur penyimpanan data, tentu Anda dapat mendokumentasikan pengecekan harian Anda dengan lebih mudah.
  • Jangan mengukur di atas pakaian. Tips terakhir dan terpenting ialah tidak melakukan pengukuran tekanan darah di atas baju yang Anda kenakan. Pasalnya, alat tensi tidak akan mampu membaca tekanan darah Anda secara tepat lantaran nadi Anda tertutup oleh pakaian.

Demikianlah ulasan mengenai tips mengukur tekanan darah supaya mendapatkan hasil pembacaan yang akurat. Tentu saja, tidak hanya penting mengetahui cara mengukur tekanan darah, Anda juga disarankan untuk tahu cara menggunakan nebulizer untuk pengidap asma.

Mana tau, ada sanak saudara atau keluarga Anda yang menderita asma, maka bisa langsung diinformasikan padanya. Semoga informasi dalam artikel ini bermanfaat untuk Anda, ya!

About the Author

Leave a Reply

Your email address will not be published.