susu

Apakah Kekurangan Kalsium Bisa Menyebabkan Skoliosis?

Kalsium adalah salah satu unsur kimia yang sering kali dikaitkan dengan kesehatan tulang. Sebab, senyawa ini bertugas untuk memperkuat tulang-tulang di tubuh manusia. Tak ayal, kekurangan kalsium dapat langsung memengaruhi kondisi tulang seseorang. Namun, apakah kondisi ini juga dapat menyebabkan skoliosis—atau kebengkokan pada tulang belakang? Agar Anda tak perlu perlu mendapatkan penanganan skoliosis bila kekurangan kalsium, cari tahu jawaban serta solusi pencegahannya di bawah ini, yuk.

Tulang-belulang manusia sebetulnya tersusun dari kolagen (atau protein perekat). Sedangkan kalsium mempunyai fungsi sebagai perekat kolagen-kolagen agar tulang menjadi semakin kuat. Tak mengherankan bila kekurangan kalsium dapat mengurangi kepadatan dan melemahkan tulang. Satu penyakit yang sering dihubungkan dengan kondisi ini adalah osteoporosis atau kekeroposan tulang.

Selain osteoporosis, ternyata kekurangan kalsium juga banyak ditemukan pada penderita skoliosis. Hal ini berarti kekurangan kalsium punya korelasi dengan kondisi kebengkokan tulang belakang. Dr. Kevin Lau dalam situs Davis Integrated Medicine menyebutkan skoliosis sebetulnya dapat berkembang ketika tubuh penderitanya tidak mampu mengikuti proses penuaan. Sehingga, kekurangan nutrisi (salah satunya kalsium) semasa pertumbuhan dapat mengakibatkan kondisi skoliosis.

Lantas, bagaimanakah cara mencegah skoliosis lewat asupan nutrisi?

Penting diingat bahwa kondisi skoliosis tidak semata-mata disebabkan oleh kekurangan kalsium saja. Namun, kebengkokan tulang bisa terjadi akibat kekurangan sejumlah nutrisi seperti kalsium, kolagen, vitamin yang larut dalam lemak, magnesium, vitamin D, vitamin K2, ataupun nutrisi lainnya. Oleh sebab itu, memasok suplai kalsium saja bukan cara tepat untuk mencegah skoliosis.

Langkah tepat untuk mencegah skoliosis lewat asupan nutrisi adalah memperbaiki pola makan. Bila Anda belum terdiagnosis skoliosis, maka Anda bisa mengonsumsi nutrisi-nutrisi di atas sebagai salah satu bentuk pencegahan dari segi makanan. Selain itu, Anda bisa juga mengurangi garam, gula, alkohol, dan kafein yang menyerap ataupun membuang kandungan kalsium yang belum terserap oleh tubuh. Jika Anda sudah terdiagnosis skoliosis, tentu pengaturan pola makan ini hanya dapat bantu mencegah kondisi semakin parah sekaligus mendukung perawatan skoliosis (di luar latihan fisik, memakai penyangga, ataupun operasi).

Demikian ulasan tentang korelasi kekurangan kalsium dengan skoliosis. Jika disimpulkan, kekurangan kalsium memang bisa menyebabkan skoliosis. Akan tetapi, ia bukan menjadi penyebab tunggal. Semoga informasi di atas bermanfaat.

About the Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *