Kesalahan dalam Menyiapkan Biaya Pendidikan Anak

Di antara kebutuhan pokok lainnya, persiapan biaya pendidikan anak juga tetap harus berjalan. Mengingat jumlahnya yang tidak sedikit, maka Anda juga harus memiliki strategi yang tepat untuk mengumpulkan biaya pendidikan anak. Cara mudahnya adalah dengan mengikuti asuransi pendidikan yang sudah pasti menjamin pendidikan anak bahkan memberikan santunan untuk pendidikan ketika terjadi sesuatu pada Anda. Meski demikian, sebagian orang masih belum memahami bagaimana cara mempersipakan biaya pendidikan dan masih melakukan beberapa kesalahan seperti berikut ini:

  • Baru mempersiapkan ketika memiliki anak

Mempersiapkan dana pendidikan tidak harus menunggu Anda memiliki anak. Jika Anda dan pasangan sudah berencana untuk memiliki anak, sebaiknya persiapkan biaya pendidikan sedini mungkin. Jika ditunda-tunda atau menunggu anak , mempersiapkan biaya pendidikan akan menjadi lebih sulit karena waktu yang tersedia semakin sedikit.

  • Tidak menetapkan target

Mengumpulkan biaya pendidikan anak tanpa menetapkan target sama seperti menjaring angin atau sia-sia. Bagaimana jika ternyata biaya yang Anda kumpulkan selama ini tidak cukup untuk membiayai anak untuk sekolah di tempat yang Anda inginkan? Oleh sebab itu, sebaiknya sebelum mempersiapkan biaya, pilih dulu sekolah mana yang Anda inginkan lalu cari tahu berapa biaya yang diperlukan. Selain membuat Anda lebih tertib, menetapkan target juga bisa memotivasi Anda untuk mengumpulkan dana.

  • Tidak menyadari inflasi

Perlu diketahui bahwa semakin lama, biaya pendidikan akan terus naik. Menurut kreditgogo, biaya pendidikan di Indonesia rata-rata mengalami kenaikan sebesar 15%-20% pertahunnya. Tentunya hal ini akan memengaruhi perhitungan biaya pendidikan yang diperlukan. Untuk itu, jangan lupa untuk mempertimbangkan faktor inflasi dalam menyiapkan dana pendidikan untuk anak.

  • Persiapan biaya tidak diproteksi

Risiko finansial bisa datang kapan saja. Sayangnya, banyak orang yang tidak mempersiapkan hal ini. Padahal, jika terjadi hal-hal buruk terhadap orangtua yang menjadi sumber dana pendidikan anak, anakĀ  bisa putus sekolah dan tidak bisa melanjutkan pendidikannya. Untuk itu, jika Anda ingin biaya pendidikan anak aman, manfaatkanlah tabungan pendidikan atau asuransi pendidikan yang bisa tetap menjamin pendidikan anak meski terjadi risiko-risiko tertentu. Namun pastikan untuk memahami risiko yang bisa terjadi saat membuat asuransi pendidikan agar tidak merasa dirugikan ya.

Nah, itu dia beberapa kesalahan mempersiapkan biaya pendidikan anak yang seharusnya tidak dilakukan oleh orangtua. Semoga dengan mengetahuinya, Anda bisa menghindari kesalahan-kesalahan di atas ya! (Rima)

About the Author

Leave a Reply

Your email address will not be published.