standing desk

Perlukah Kita Beralih Ke Standing Desk?

Duduk di balik meja komputer selama kurang lebih delapan jam sehari menjadi aktivitas yang akan Anda lalui jika bekerja di kantor.  Padahal, sudah menjadi rahasia umum bila duduk berlama-lama di suatu tempat dapat merusak kesehatan. Bahkan meskipun kamu Anda sudah menggunakan berbagai meja kerja keren dan unik yang sudah didesain senyaman mungkin untuk bekerja. Dilansir dari CNET, sebuah penelitian bahkan telah membuktikan bahwa orang yang terbiasa duduk selama berjam-jam memiliki kemungkinan untuk meninggal lebih dini. Oleh karena itu, sekarang sudah mulai marak produk standing desk atau meja berdiri sebagai opsi bagi orang yang pekerjaannya menuntut dia untuk selalu duduk.

Sejumlah pihak mengklaim bahwa standing desk dapat menambah energi, meningkatkan sirkulasi darah, dan membakar lebih banyak kalori Anda dibandingkan dengan duduk terus-menerus. Namun, tentu sebuah perubahan akan membutuhkan beberapa penyesuaian. Berikut adalah adaptasi yang perlu Anda lakukan bila tertarik untuk menggunakan standing desk.

  • Merasa kelelahan

Terbiasa duduk pasti akan membuat Anda merasa lelah saat harus berdiri untuk waktu yang lama. Di awal mungkin Anda akan merasa nyaman-nyaman saja—seperti sedang berjalan-jalan, namun lama kelamaan ada kemungkinan Anda merasakan pegal karena berdiri terlalu lama. Hal ini wajar sebab tubuh Anda sedang melakukan penyesuaian terhadap aktivitas barunya.

Bila Anda merasa lelah saat sedang bekerja sambil berdiri, Anda bisa beristirahat sejenak dengan duduk. Cara lainnya adalah mengatur standing desk Anda ke posisi meja kerja biasa agar Anda bisa bekerja dengan cara duduk.

  • Membakar kalori

Alasan menggunakan standing desk membuat seseorang menjadi lebih energik adalah berdiri otomatis membuat Anda merasa lebih aktif. Saat berdiri, Anda bisa membakar kalori kurang lebih 30% lebih banyak dibandingkan dengan saat duduk. Selain manfaat ini, bekerja sambil berdiri juga dapat memperbaiki postur tubuh Anda serta meningkatkan siklus darah. Keuntungan ini pada akhirnya dapat membantu menurunkan risiko penyakit terkait pembekuan darah.

  • Mengalami permasalahan pandangan

Saat Anda bekerja dengan meja kerja biasa, layar laptop atau komputer Anda cenderung berada di bawah arah pandang mata. Sehingga, ketika bekerja sambil duduk pandangan Anda akan mengarah ke bawah. Posisi leher Anda pun akan tertekuk. Situasi yang berbeda akan Anda rasakan ketika bekerja dengan standing desk. Pasalnya, untuk memenuhi kebutuhan kesehatan, layar laptop atau komputer Anda akan berada sejajar dengan pandangan mata Anda. Maka ketika Anda mulai menggunakan standing desk (namun di sesekali tetap membutuhkan meja kerja biasa), arah pandangan Anda akan berubah-ubah. Oleh karena itu, bila sudah menggunakan standing desk, upayakan untuk mengatur layar laptop atau komputer seperti pada standing desk.

Itulah dia beberapa penjelasan terkait standing desk. Apakah Anda tertarik untuk beralih ke meja satu ini?

About the Author

Leave a Reply

Your email address will not be published.